Selasa, 17 November 2015

Kumpulan Quote dari Buku Sang Alkemis Paolo Coelho

Sekedar berbagi quote dari Paolo Coelho, langsung saja simak di bawah ini

"Hal-hal sederhana dalam hidup memang yang paling luar biasa, hanya orang-orang yang bijak yang dapat memahaminya" {Hal.17}

"Bahwa pada saat tertentu dalam hidup kita, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada diri kita, dan hidup kita lalu dikendalikan oleh nasib. itulah dusta terbesar di dunia" {Hal.21}

" Siapapun kamu, atau apapun yang kau lakukan, saat kau benar-benar menginginkan sesuatu,itu karena hasrat tadi bersumber di dalamjiwa alam semesta. itulah misimu di dunia." {Hal.25}

"Setiap hari sama saja, dan jika tiap hari sama belaka dengan berikutnya, itu karena orang lupa menyadari hal-hal baik yang terjadi setiap hari dalam hidup mereka, misalnya terbitnya matahari." {Hal.31}

"Kita takut kehilangan apa yang kita miliki, entah itu hidup ataupun barang-barang dan tanah kita. tapi, ketakutan ini lenyap saat kita memahami bahwa kisah hidup kita dan sejarah dunia ini ditulis oleh tangan yang sama." {Hal.82}

"Sebenarnya tidak ada yang terlalu rahasia, Tuhan mengungkapkan rahasia-rahasianya dengan mudah kepada setiap ciptaanNya'' {Hal.93}

"Dan kepastian yang ajaib bahwa segala yang ada di langit dan di bumi telah dituliskan oleh tangan yang esa. itulah tangan yang menimbulkan cinta, dan menciptakan suatu jiwa kembar bagi setiap orang di dunia.tanpa cinta seperti itu, impian-impian seseorang akan tak bermakna."{Hal.100}

"Masa depan sudah ditulis oleh Allah, dan apa yang ditulisNya selalu untuk kebaikan manusia."{Hal.109}

"Masa depan itu milik Tuhan, dan hanya Dia yang dapat mengungkapkannya, dalam kondisi yang luar biasa." {Hal.110}

"Lupakanlah masa depan, dan jalanilah setiap hari sesuai ajaran, percayalah bahwa Tuhan mencintai hamba-hambaNya. Tiap-Tiap hari pada dirinya membawa keabadian." {Hal.111}

"Saat seseorang benar-benar menginginkan sesuatu, segenap alam semesta bersatu untuk membantu orang itu mewujudkannya." {Hal.123}

"Yang buruk bukanlah sesuatu yang masuk ke dalam mulut manusia, yang buruk adalah yang keluar dari mulut mereka . " {Hal. 123}

"Seseorang dicintai karena ia dicintai, tak perlu ada alasan untuk mencintai" (Hal.130}

"Aku mencintaimu karena segenap alam semesta bersatu membantuku menemukanmu" {Hal.130-131}

"Mengapa kita harus mendengarkan hati kita? karena dimanapun hatimu berada, disitulah akan kau temukan hartamu." {Hal.137}

"Katakan pada hatimu, bahwa takut menderita itu lebih buruk dibandingkan menderita itu sendiri. " {Hal.139}

"Bila kau memiliki harta yang sangat bernilai dalam dirimu, dan mencoba untuk memberitahu orang lain tentang hal itu, jarang ada yang percaya" (Hal.143)

"Hanya ada satu hal yang membuat mimpi tak mungkin diraih: perasaan takut gagal" Hal.151

"Biasanya ancaman kematian membuat orang jauh lebih menyadari jiwa mereka" Hal.152

"Bila kau dicintai, kau dapat melakukan apapun untuk berkreasi. bila kau dicintai, sama sekali tak perlu memahami apa yang sedang terjadi, karena semuanya terjadi dalam dirimu." Hal. 158

"Jika kita berusaha lebih baik dari diri kita sekarang, semua yang ada di sekeliling kita pun menjadi baik." Hal. 161

" ketika kita mencinta, kita selalu bejruang untuk menjadi lebih baik dari diri kita sekarang" Hl. 161

"Semua yang terjadi satu kali, tidak akan terjadi lagi. Tapi semua yang terjadi dua kali, pastiakan terjadi untuk yang ketiga kali. " Hal. 167

"Tak peduli apa yang dilakukannya,setiap orang di dunia memainkan peran sentral dalam sejarah dunia. Dan biasanya ia tidak menyadarinya." Hal.170

Kisah Inspiratif CEO Google Dengan Kecoa

CEO Google dan Kecoa

CEO Google memiliki kisah inspiratif tentang kecoa. Ah masa iya sih! Kecoa yang menjijikkan itu? Yap betul! Kecoa yang lantas mengubah banyak hal dari dirinya tentang bagaimana memandang setiap tantangan dalam kehidupan.

Nama Sundar Pichai kini mulai banyak dikenal orang ketika menjabat pimpinan tertinggi raksasa perusahaan Google. Pichai terlahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Pichai dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek dia yang sukses yakni browser Chrome dan Android

Sundar Pichai memang dikenal sebagai orang yang ramah, cerdas, dan pekerja keras. Ada sebuah kisah inspiratif dari pidato oleh Sundar Pichai kepada anak buahnya– 
Ia berpidato tentang kecoa. Kisah inspiratif dibalik kecoa yang menjijikkan.

Teori Kecoa untuk Pengembangan Pribadi

Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita.

Dia mulai berteriak ketakutan.

Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut.

Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik.

Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pundak wanita lain dalam kelompok.

Sekarang, giliran wanita lain dalam kelompok itu untuk melanjutkan drama.

Pelayan bergegas ke depan untuk menyelamatkan mereka.

Dalam sesi saling lempar tersebut, kecoa berikutnya jatuh pada pelayan.

Pelayan berdiri kokoh, menenangkan diri dan mengamati perilaku kecoa di kemejanya.

Ketika dia cukup percaya diri, ia meraih kecoa itu dengan jari-jarinya dan melemparkan nya keluar dari restoran.

Menyeruput kopi dan menonton hiburan itu, antena pikiran saya mengambil beberapa pemikiran dan mulai bertanya-tanya, apakah kecoa yang bertanggung jawab untuk perilaku heboh mereka?

Jika demikian, maka mengapa pelayan tidak terganggu?

Dia menangani peristiwa tersebut dengan mendekati sempurna, tanpa kekacauan apapun.

So, para hadirin.. CEO dari India ini kemudian bertanya:

“Lalu apa yang bisa saya dapat dari kejadian tadi?”

Ia melanjutkan pidatonya..

“Dari tempat saya duduk, saya berpikir..

Kenapa 2 wanita karir itu panik, sementara wanita pelayan itu bisa dengan tenang mengusir kecoa?

Berarti jelas bukan karena kecoanya, tapi karena respon yang diberikan itulah yang menentukan. Ketidakmampuan kedua wanita karir dalam menghadapi kecoa itulah yang membuat suasana cafe jadi kacau.

Kecoa memang menjijikkan.
Tapi ia akan tetap seperti itu selamanya.
Tak bisa kau ubah kecoa menjadi lucu dan menggemaskan.

Begitupun juga dengan masalah.

Atau macet dijalanan, atau istri yang cerewet, teman yang berkhianat, bos yang sok kuasa, bawahan yang tidak penurut, deadline yang ketat, tetangga yang mengganggu, dsb.

Sampai kapanpun semua itu tidak akan pernah menyenangkan.

Tapi bukan itu yang membuat semuanya kacau. Ketidakmampuan kita untuk menghadapi yang membuatnya demikian.”

Yang mengganggu wanita itu bukanlah kecoa, tetapi ketidakmampuan wanita itu untuk mengatasi gangguan yang disebabkan oleh kecoa tersebut.

Disitu saya menyadari bahwa, bukanlah teriakan ayah saya atau atasan saya atau istri saya yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh teriakan merekalah yang mengganggu saya.

Bukanlah kemacetan lalu lintas di jalan yang mengganggu saya, tapi ketidakmampuan saya untuk menangani gangguan yang disebabkan oleh kemacetan yang mengganggu saya.

Reaksi saya terhadap masalah itulah yang sebenarnya lebih menciptakan kekacauan dalam hidup saya, melebihi dari masalah itu sendiri.
Apa hikmah dibalik kisah inspiratif dari pidato ini?

Kita mengerti, kita tidak harus bereaksi dalam hidup. Akan lebih baik kita harus selalu merespon.

Para wanita bereaksi, sedangkan pelayan merespon.

Reaksi selalu naluriah sedangkan respon selalu dipikirkan baik-baik.

Sebuah cara yang indah untuk memahami ………… HIDUP.

Orang yang BAHAGIA bukan karena semuanya berjalan dengan benar dalam Kehidupannya..

Dia BAHAGIA karena sikapnya dalam menanggapi segala sesuatu di kehidupannya Benar..!

Itulah kira-kira hikmah yang dapat diambil dari sebuah kisah inspiratif dari pidato CEO Google, Sundar Pichai.

"Masalah adalah sebuah masalah ..... RESPONSE kita lah yang akan menentukan bagaimana akhir dari sebuah masalah .... "